Bismillahirahmanirrahim..

teruntuk saudaraku satu perjuangan IKMT..

saudaraku.., memang kita bukan berada di BEM yang dengan ke-eksisan-nya mungkin akan membuat kita semangat untuk kumpul rapat dan melakukan kerja-kerja nyata, meskipun dalam kondisi yang berat.

saudaraku.., memang kita bukan berada di DPM yang mungkin tidak jauh beda dengan BEM keberadaanya di TPB. ataupun berada di OMDA yang memiliki latar belakang daerah yang sama sehingga kita memiliki semangat untuk kumpul rapat dan melakukan hal yang nyata untuk daerah kita meski dalam kondisi yang berat.

saudaraku.., memang kita juga bukan berada di UKM yang membuat kita semangat kumpul, karena yang kita lakukan adalah hobi kita.

memang kita bukan berada di semua tempat itu !!.., tp kita berada di IKMT !!..
yang belum se-eksis BEM, diakuin keberadaannya seperti DPM, yang memiliki latar belakang yang sama seperti OMDA, ataupun yang menjadi hobi kita seperti di UKM..!!
yang semua itu dapat membuat kita semangat untuk kumpul panggilan rapat ataupun kumpul sekedarnya dan melakukan hal-hal yang nyata..

saudaraku.., bukankah kepopuleran/ke-eksisan duniawi adalah yang paling dibenci oleh Allah..?, boleh jadi kita belum eksis dihadapan orang.., tapi dengan niat yang ikhlas karena-Nya dan dibuktikan dengan kerja nyata kita bisa eksis dihadapan-Nya... bukankah lebih jauh nikmat eksis di mata-Nya? dengan tujuan untuk bisa eksis dimata-Nya lah sumber semangat kita untuk berkumpul, datang di syuro dan melakukan kerja nyata.. itulah sumber semangat hakiki wahai saudaraku jika engkau mau merenunginya... percayalah !!..

saudaraku.., meskipun kita dipertemukan dengan ketidaktahuan antara satu sama lain, ketiadaan latar belakang daerah, hobi, cita-cita, atau yang lainnya. tapi, bukankah kita memiliki latar belakang yang jauh lebih hakiki, jauh lebih pasti, jauh lebih indah jika kita mau meyakininya..? ya. kita memiliki latar belakang ukhuwah, aqidah, dan gama yang sama.. kita semua, berada pada ikatan ukhuwah yang lebih indah dari ikatan manapun, ikatan aqidah yang lebih kekal dari ikatan manapun, dan ikatan agama yang lebih kuat dari ikatan manapun.. bukankah kita mempunyai latar belakang yang sama? jadi, bisakah kita semangat untuk berkumpul, hadir di syuro dan melakukan kerja nyata dengan berdasar latar belakang yang sama..? bisa !! saudaraku.. kita yakin bisa..!!

saudaraku..., semua orang tahu jka Allah berfirman pasti tidak akan salah!! dan tahukah engkau wahai saudaraku.., bahwasannya Allah telah berfirman. orang-orang yang menyeru ke jalan-Nya adalah sebaik-baik perkataan, perbuatan, dan sebaik-baik amal..? sadari wahai saudaraku.., itu semua adalah kegiatan yang sebaik-baik kegiatan dibanding semua hobi kita.., bisakah kita menjadikan jalan ini sebagai hobi utama disamping hobi-hobi kita yang lain? sungguh indahnya jikalau kita bisa menjadikan jalan ini hobi, dan mencintai jalan ini sepenuh hati, juga melakukannya dengan kesenangan bak anak kecil yang riang bermain tanpa beban.., karena balasan itu semua adalah syurga saudaraku !!, ya. syurga.. tidakkah engkau ingin memasuki syurga-Nya?, kita masuk syurga bersama-sama? sungguh itu adalah hal paling menyenangkan dan ditunggu oleh banyak orang..

saudaraku.., tapi jalan ini, aktifitas ini, amalan ini, sungguh sangat berat, tapi sangatlah mulia. tidak bisa jiwa raga ini memikul sendiri atau dengan segelintir orang. jalan ini, harus kita pikul bersama-sama saudaraku..?, maukah engkau berjuang bersamaku saudaraku?, berjuang bersama-sama dengan orang-orang yang juga memperjuangkannya? diri menunggu jawabanmu saudaraku.. menunggu kepastian dan komitmen engkau saudaraku..

mari kita rapatkan barisan, samakan visi, perkuat dan pertebal semangat tatkala lebah-lebah. lebah-lebah yang selalu memberikan manfaat tiada henti, yang selalu mempunyai semangat kebersamaan, yang selalu melindungi sesamanya satu sama lain, yang mempunyai keseragaman visi meski ada perbedaan posisi..
diri ini menunggu engkau semua saudaraku.., jangan lah tinggalkan dan biarkan diri ini bekerja sendiri dan masuk syurga tanpa ada yang menemani.. sesungguhnya itu adalah masuk syurga yang terburuk.

mulut dan tangan ini lewat tulisan yang ada di depanmu hanya ingin mengingtakan, membanggakan, dan memotivasi engkau semua.., tidak ada maksud ingin menjelekkan atau sejenisnya ke salah satu lembaga diatas.. karena sesungguhnya jiwa ini mencintai saudaranya, mencintai engkau wahai saudaraku semua sesama muslim.. jiwa dan raga ini hanya menginginkan satu, yaitu ridho-Nya dan bisa ke syurga-Nya bersama kalian semua.. hanya itu dasar dari tulisan ini.

meskipun jika engakau nanti setelah membacanya mengejekku,. memusuhiku, menganggap diri ini sok, menganggap paling apalah.., sungguh itu tidak masalah bagi jiwa dan raga ini, karena jika engkau bisa melihat hati ini, hanya niat cinta kepada-mu, mengharap ridho-Nya, dan ingin masuk syurga bersama yang menjadi dasarnya..

maafkanlah saudaramu yang tidak sempurna ini..,

dengan segala ketulusan hati..
wassalam. 

sms-sms itu masuk dengan kata-kata yang sangat indah untuk sebuah teguran..,

"Assalamua'alaikum wr wb ..
akhi,cuma mau mengingatkan,kalau lagi
diskusi,tolong jangan berduaan walaupun
di depan gerbang astri (asrama putri).
afwan jiddan ya.."

sender: +6285758799XXX
sent: 25-12-1432 H
         19:53:27

"ups!"
sender: +6285717418XXX
sent: 25-12-1432 H
         20:06:09

ya, teguran. teguran yang kembali menegurnya beberapa menit setelah ia terlibat diskusi di depan gerbang asrama putri TPB IPB dengan lawan jenis. sebelumnya ia juga pernah mendapat teguran untuk hal yang serupa setelah ia duduk berhadap-hadapan dengan lawan jenis dalam sebuah forum diskusi.

"akh, emang salah ya ana?", salah dimananya? kan situasi tadi rame dan pembicaraan yang dibincangkan juga penting?. tanyanya pada sahabat dekatnya, Dani. Alhamdulillah akhir-akhir ini dia sudah merasa mempunyai sahabat dekat yang bisa diajak untuk berdiskusi, saling menasihati, dan lainnya. kemudian, tidak lama setelah ia selesai berkata, sahabatnya dengan bijak langsung memotong.. "akh, sesuatu yang memang salah, jangan dicari pembenarannya. tapi benarkanlah dan carilah peluang untuk berbagi kesalahan kita, agar tidak semakin banyak orang yang salah seperti kita". hening... ia berpikir sejenak..

"antum memang salah akh, bisa dibilang salah besar !!, antum berkhalwat dengan lawan jenis !!, janganlah antum beralasan kondisi pada saat itu sedang banyak oranglah sehingga tidak bisa dikatakan berkholwat, atau pembicaraanya sangat pentinglah, atau apapun itu yang bisa antum jadikan pembenaran. karena pada dasarnya setan pada saat itu sudah berhasil meniupkan buhul-buhulnya ke telinga antum dan kondisi ruhiyah antum seperti yang antum bilang beberapa hari yang lalu dalam masa naik setelah turun", lanjut sahabatnya

beberapa hari yang lalu, ia memang cerita kepada sahabatnya itu tentang kondisi ruhiyahnya yang sedang sangat parah dan Alhamdulillahnya sudah dalam masa naik akhir-akhir ini. tapi entah bagaimana kondisi ruhiyahnya setelah kejadian malam ini.

"coba antum pikir, apakah dengan banyaknya orang disekitar antum, pentingnya pembicaraan antum, dan lainnya setan tidak mungkin menghasut untuk menancapkan hati antum?, enggak akh..,!! sesungguhnya salah satu esensi utama dari islam melarang khalwat itu biar kita tidak menjatuhkan hati kita kepada yang tidak pasti  akh,,
lalu Allah, yang seharusnya hati kita memastikan jatuh kepada-Nya mau antum kemanakan?, diabaikan?, bagaimana kalau Dia 'cemburu' sama antum?", lanjut sahabatnya lagi.

dia mulai menata logikanya..
"coba antum renungkan. dan juga teruskan ruhiyah antum yang sedang naik itu sampai maksimal dan istiqomahkanlah... jangan sampai karena sebagian kecil cobaan dari-Nya ini membuat antum menyerah dan mengulang dari nol lagi untuk membuat Dia terus 'jatuh hati' kepada antum?"

"kok, 'jatuh hati' akh?". tanyanya heran karena mendengar kata yang janggal dari perkataan sahabatnya (Allah bisa jatuh hati?),
"iya akh, berdo'a sajalah, mudah-mudahan cobaan yang akhir-akhir ini antum alami sebagai bentuk dari 'jatuh hatinya Dia' kepada hambanya. karena jika Dia sudah 'jatuh hati' kepada hambanya, ujian dari-Nya untuk hambanya semakin berat hingga waktu ajalnya tiba dan hambanya bisa bertemu langsung dengan-Nya".

air matanya terus menetes mengingat kata-kata yang keluar dari mulut sahabatnya itu. sungguh dalam hatinya ia bersyukur dan terus bersyukur karena hingga saat ini masih diberi ujian dari-Nya. dan dalam hatinya ada harapan untuk kembali menata diri agar layak dicintai oleh-Nya.

dalam hati kecilnya
(thanks sahabat,.. :)

"salah satu pertanda buhul syaithan sedang beraksi adalah ketika dimana diri kita berada dalam kesalahan yang nyata, sedangkan "loba cincong" dalam diri kita bermain lebih tinggi dari kekuatan kesadaran kita".

--

wallahua'lam...

Pengikut

dani. Diberdayakan oleh Blogger.